RENUNGAN HARI INI
Rabu, 16 Pebruari 2005

HIDUP KUDUS

Bacaan: I Petrus 1:15-16

“ Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus didalam seluruh hidupmu sama seperdi Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu” (ayat 15).

Pengudusan merupakan kasih karunia Allah; Melalui kasih karunia itu orang percaya menjadi kudus atau suci serta mendapat kausa untuk mengalahkan dosa. Dikuduskan artinya disucikan, diceraikan dari segala yang jahat dan najis. Sebab tidak ada kesucian di dalam manusia dan sumber kesucian hanyalah Allah sendiri. Manusia tidak dapat menguduskan dirinya sendiri, hanya dapat dikerjakan oleh Allah, setelah kita menyerahkan dan mempersembahan seluruh hidup kita bagiNya.

Setelah kita mengambil keputusan dan mengalami proses pertobatan maka Allah menghadirkan Roh KudusNya untuk tinggal dan memenuhi hidup kita. Ini Merupakan suatu pekerjaan terpenting Roh Kudus di dalam kita. Pokok kekudusan kita kita adalah Kristus sendiri tetapi Ia kerjakan didalam kita melalui Roh KudusNya; berdoalah agar Tuhan mengurapi kita dengan Roh Kudus. Ada tiga keputusan penting yang harus kita lakukan untuk dapat masuk kedalam kehidupan yang kudus yaitu:

1.

Menjauhkan diri dari dunia dan dosa. Memang kita harus menjauhkan diri dari segala yang najis dan dari kasih kepada dunia. Kita harus melepaskan pegangan kita pada dosa dan dunia ini, dan memulai menjalani pola hidup yang selaras dengan yang dikehendaki oleh Tuhan. Dosa dan dunia menyeret kita menjadi seteru Allah.

2.

Harus mati dan bangkit bersama dengan Kristus. Di samping menjauhkan diri dari dunia dan dosa , kita harus masuk di dalam persekutuan dengan kematian dan kebangkitan Kristus. Sebab hanya ada satu tempat dimana manusia mendapat kelepasan dari kehidupan yang lama, dan masuk dalam kekudusan yaitu ada pada kayu salib Kristus. Kematian bersama dengan Kristus membawa kita masuk dalam hidup baru, hidup dalam kemenangan, Kristus yang sudah bangkit akan mendiami hidup kita. Setiap kita yang sudah dipersekutukan di dalam kematian dan kebangkitan Kristus, tidak lagi dikuasai oleh dosa melainkan hidup di bawah kasih karunia dan menjadi hamba kebenaran (Roma 6:14,18), dan hidup kudus.

3.

Menyerahkan dan mempersembahkan diri kepada Allah. Setelah kita lakukan kedua hal di atas yang berikut kita harus dapat menyerahkan diri seluruhnya kepada Allah sebagai korban persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah atau korban yang benar. Dengan kesadaran bahwa kita sudah dibeli dengan harga tunai dan sebab itu kita patut memuliakan Allah dengan tubuh kita, diantaranya tubuh yang selalu dalam kekudusan.

Akhirnya, marilah kita menjadi umat Tuhan yang selalu menjaga kekudusan hidup, sebab tanpa hidup kudus kita tidak layak bersekutu dengan Tuhan. (JHW)

Doa:

Bapa di sorga kuduskanlah aku, sama seperti Engkau kudus adanya, Amin!

KEKUDUSAN ADALAH PRASYARAT MUTLAK BAGI KITA UMAT ALLAH

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke