RENUNGAN HARI INI
Rabu, 23 Pebruari 2005

DOA YANG JELAS

Bacaan: Matius 6:7

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan (Mat. 6:7)

Tuhan Yesus mengatakan doa-doa orang kafir sebagai doa yang sia-sia, karena diulang-ulangi. Hal ini menyatakan kepada kita bahwa Tuhan bukan mengabulkan doa yang diucapkan dengan banyak perkataan, melainkan doa-doa yang jelas, yang dipanjatkan dari hati yang sungguh-sungguh. Kita telah belajar dari contoh-contoh doa dalam Alkitab, bahwa doa itu sebenarnya mengandung unsur tunggal, yaitu memohon sesuatu kepada Tuhan.

Dalam kitab Keluaran 8:1-14 kita membaca suatu peristiwa yang sangat penting yang akan menolong kita untuk dapat berdoa dengan jelas. Ketika itu Musa disuruh oleh Tuhan menghadap Firaun untuk menuntut kelepasan bagi umat Allah. Tetapi Tuhan sudah tahu lebih dulu bahwa Firaun akan mengeraskan banyak dan enggan melepaskan orang-orang Israel. Dengan memberikan hukuman-hukuman sebanyak sepuluh jenis itu, Tuhan hendak menyatakan kepada orang-orang dan Raja Mesir, bahwa Allah Israel tidak sama dengan yang mereka sembah. Di dalam Keluaran 8:1-14 ini Allah mendatangkan hukuman katak-katak yang memenuhi negeri Mesir.

Perhatikan Keluaran 8:8 Firaun menyuruh Musa berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh agar katak itu dihalaukan. Musa menerima permohonan itu, Musa berkata kepada Fiaraun “Silahkan tuanku katakan kepada, bila aku akan berdoa untukmu, untuk pegawaimu dan rakyatmu, supaya katak-katak itu dilenyapkan dari padamu dan dari rumah-rumahmu dan hanya tinggal disungai Nil saja” , katanya “besok”. Lalu kata Musa “Jadilah seperti katamu itu supaya tuanku mengetahui, bahwa tidak ada yang seperti Tuhan, Allah kami (ayat 9-10).

Musa menunjuk kepada Firaun dan kepada kita, bahwa Allah yang hidup dan benar, Allah yang Maha Kuasa, menghendaki permohonan-permohonan yang jelas dan tegas. Doa harus jelas. Alkitab tidak memuat suatu contohpun dari doa-doa orang-orang yang mengenal Allah, yang dipanjatkan tanpa ketegasan isi doa itu sendiri. Bilamana Saudara sungguh-sungguh telah mengenal Tuhan dan FirmanNya, maka Saudarapun tidak akan ragu-ragu memohon sesuatu kepadaNya.

Doa yang dipersembahkan dengan panjang, tetapi tidak menyatakan isinya yang jelas, menunjukkan bahwa kita belum mengetahui hakekat doa. Sebenarnya tidak ada beban dalam hati kita untuk memohon hal itu dari tangan Tuhan, kita hanya mengucapkan suatu doa, padahal hati kita tidak sungguh-sungguh dalam permohonan kita itu.(Alf)

Doa:

Tuhan, Bapa yang baik, ajar kami dan beri kekuatan, sehingga kami dapat melakukan segala sesuatu seturut firmanMu. Amin!

JANGAN BERDOA BERTELE-TELE FOKUSKAN HATI DAN PIKIRAN HANYA PADA KRISTUS

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke