RENUNGAN HARI INI
Senin, 4 Juli 2005

SAHABAT ORANG PERCAYA

Bacaan : Yesaya 42:3

“Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.” (Yesaya 42:3)

Setelah kita percaya kepada Tuhan, dan diselamatkan bukan berarti jalan kehidupan kita lalu menjadi rata dan tanpa hambatan. Konsep berpikir dan beriman yang salah dari banyak orang Kristen adalah, kalau saya sudah ada di dalam Tuhan, maka tidak boleh ada masalah dalam hidup saya. Inilah konsep yang salah yang banyak dimiliki oleh orang kristen, sehingga ketika masalah datang timbulah persungutan.

Jalan ke sorga itu akan selalu diwarnai dengan onak duri dan lika-liku perjalanan hidup. Kadangkala hal tersebut akan membuat kita menjadi lemah, seperti buluh yang terkulai. Jika keadaan yang demikian menimpah kita, jangan datang kepada manusia, datanglah kepada Tuhan. Tuhan tidak akan kekurangan cara untuk datang memberi kekuatan dan menolong kita.

Jadi manusia adalah mahkluk yang penuh dengan kelemahan, Allah mengerti karena kelemahan inilah manusia mudah sekali jatuh ke dalam pencobaan, dan begitu gampang untuk mundur dan tinggalkan Tuhan. Karena Allah yang menjadikan kita, maka Dia mengetahui bagaimana memperlakukan kita. Allah mengenal siapa kita, Dia tahu keadaan jiwa kita, keadaan pikiran dan watak serta karakter kita.

Jadi sukar apa bagi Allah yang menjadikan manusia yang digambarkan sebagai buluh yang patah untuk dipulihkan dan ditegakkanNya kembali. Supaya sumbuh yang hampir padam itu diberikan kembali api, supaya terbakar dan nyala kembali, oleh sinar api itu dapat menyinari sekitarnya, sehingga namaNya boleh dipuji dan ditinggikan serta dimuliakan.

Berarti Yesus Kristuslah sahabat kita, biasanya dalam keadaan kita yang seperti itu, orang lain akan lari dan meninggalkan kita. Tidak ada seorangpun yang mau mengerti dengan keadaan kita yang demikian. Jadi dikala kita sudah tidak memiliki hati yang bersukacita dan hati yang damai sejahtera, ada seorang sahabat yang Allah pertetapkan sebagai sahabat bagi orang berdosa. Allah tetapkan Yesus Kristus sebagai sahabat bagi orang-orang yang percaya kepadaNya, agar dikala mereka tergeletak ditopangnya mereka sehingga dapat berdiri kembali.

Jadi jika di dalam hidup kita, datang masalah, sakit penyakit, dan pencobaan-pencobaan hidup yang lainnya, jangan datang kepada manusia untuk meminta nasehat ataupun pertolongan. Nasehat atau pertolongan yang diberikan manusia terbatas sifatnya, tetapi Yesus Kristus yang menjadikan diriNya sahabat dan penolong bagi kita, yang juga merupakan Allah yang besar kuasanya, layak kita jadikan tempat pengharapan kita dikala persoalan hidup terjadi di dalam hidup kita. (Ariel)

Doa:

Ya Allah, hanya dalam tangan pengasihanMu kami berserah, haleluya. Amin!

ALLAH MENETAPKAN YESUS KRISTUS SEBAGAI SAHABAT BAGI ORANG-ORANG PERCAYA

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke