RENUNGAN HARI INI
Kamis, 2 Juni 2005

MAKSUD ALLAH DIBALIK UJIAN

Bacaan : I Pet. 1: 6-7

“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu-yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api – sehingga kamu memperoleh puji-pujian ...” ( I Pet. 1:7)

Kita mengalami berbagai-bagai pencobaan: sakit penyakit, masalah keuangan, masalah keluarga, ekonomi, dan sebagainya, kesemuanya itu terjadi/ kita alami dalam sepengetahuan Tuhan dan hal itu terjadi atas seijin Tuhan, sepintas kesannya Tuhan tidak adil dan kurang mengasihi kita, tentu tidak demikian halnya, sebab kalau Tuhan ijinkan artinya Tuhan sedang menguji kita dan dibalik ujian itu ada maksud Tuhan yang mulia bagi kita umat-Nya, oleh sebab itu mengetahui kehendak Tuhan merupakan keharusan bagi kita… Berikit ini kita akan lihat sebab-sebab kita perlu mengalami ujian, sebagai berikut:

1

Ujian itu perlu oleh sebab kita diciptakan memiliki kehendak bebas. Kita dapat menentukan segala perbuatan kita oleh kehendak diri sendiri. Oleh sebab itu kita memerlukan sesuatu untuk menentukan pilihan kita yang sesuai dengan kehendak Allah. Kalau tidak ada ujian untuk kita, apakah gunanya kita diberi kebebasan untuk menentukan perbuatan kita, kita diberi hak dan kuasa untuk menentukan segala kelakuan kita, untuk itu haruslah kita diuji supaya kebebasan menentukan kelakuan kita dapat terarah dengan benar dan menjadi selaras dengan kehendak Tuhan.

2

Kita diuji oleh Allah untuk membuktikan apakah kita setia mentaati perintah dan mengiringi-Nya. Tentu Allah yang telah menjadikan kita berhak untuk menguji kita dan memberikan suatu peraturan untuk kita taati. Sebelum Adam bersekutu dengan Allah, ia harus diuji sebab suatu persekutuan menuntut ketaatan dan kasih menuntut kesetiaan.

3

Kita mengetahui dengan pasti bahwa apa yang telah diperintahkan oleh Tuhan kepada manusia adalah hal yang mendatangkan kebaikan bagi kita. Oleh sebab itu perintah ini diberikan kepada manusia untuk membawa kita kepada tingkatan kehidupan yang lebih tinggi dan mulia. Adam dan Hawa diciptakanh dalam keadaan suci dan dengan sifat yang ingin dekat kepada Allah, Jadi seandainya mereka telah memilih untuk mentaati perintah Allah, tentulah mereka tetap hidup suci.

Kesimpulan; jika kita sedang mengalami cobaan, ingat janganlah fokuskan perhatian kita kepada masalah itu, tetapi lihat/perhatikan atau renungkan apa maksud Tuhan dibalik Ia ijinkan kita mengalami pencobaan itu. Sebab setiap pencobaan yang menerpa hidup kita umat-Nya hal itu kita alami atas seijin Tuhan, diluar itu tidak mungkin terjadi. (JHW)

Doa:

Tuhan ajari kami untuk dapat bertahan dalam setiap ujian, karena kami tahu dibalik ujian itu ada maksud-Mu yang mulia bagi kami umat-Mu.

DI BALIK UJIAN ADA BERKAT-BERKAT TUHAN YANG TERSEDIA BAGI YANG MENANG

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke