RENUNGAN HARI INI
Jumat, 3 Juni 2005

APA SIH IMAN ITU?

Bacaan : Ibrani 11: 1-31

“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibrani 11:1)

Perkataan Ibrani yang diterjemahkan dengan iman sebenarnya berarti “menyokong” atau meneguhkan, sementara dalam bahasa Yunaninya, iman atau percaya berarti “berharap atau bersandar kepada-Nya”. Jadi artinya kita disokong oleh Allah, dan dalam keyakinan bahwa kita bersandar sepenuhnya kepada-Nya, itulah iman. Iman mengandung unsur ilahi dan kemanusiaan, maksudnya selain iman itu merupakan karunia Allah, iman juga merupakan suatu tindakan kita.

Dasar Iman yang ialah Firman Tuhan (Rm. 4:20,21), sedangkan tujuan iman kita ialah pribadi Tuhan Yesus Kristus sendiri. Iman dalam Kristus inilah yang menye-lamatkan. Jadi, Yesus Kristus merupakan fokus iman kita. Iman kepada Kristus berarti besandar kepada-Nya, dan berharap sepenuhnya atas sokonganNya. Berikut ini kita lihat beberapa pengertian tentang iman :

1

Iman merupakan keyakinan yang timbul berdasarkan pengetahuan ( Roma 10:17). Iman bukan percaya akan sesuatu yang tidak ada buktinya, tapi beralaskan pada bukti yang sempurna, yaitu Firman Tuhan. Bagaimanakah seseorang dapat percaya kepada apa yang belum didengarnya ? Jadi kita harus mendengar terlebih dahulu barulah kita dapat percaya. Iman bukanlah suatu tindakan yang membabi buta, seolah-olah berjalan dalam kegelapan. Kita harus percaya dalam hati tetapi juga dengan pengetahuan yaitu memahami Firman Tuhan dan kehendak-Nya dengan benar.

2

Iman merupakan keyakinan yang menuntun kita untuk mengakui kebenaran Tuhan (Matius 9:28). Begitulah tuntutan Tuhan Yesus kepada orang yang meminta kesembuhan dari pada-Nya. “Percayakah kamu, bahwa aku dapat melakukannya ? Dan orang itu menjawab, “Ya Tuhan, kami percaya.” Kita harus mengimani bahwa Yesus Kristus ialah Juruselamat dunia serta mengakui kebenarannya dalam hati kita.

3

Iman merupakan keyakinan yang menuntun kita untuk bertindak atau menerapkannya bagi diri kita sendiri dan untuk orang lain. Merupakan keharusan bagi kita untuk mempraktekan dan mengalami sendiri hal-hal tentang Kristus dan pekerjaan kuasa-Nya yang kita ketahui dan yang kita akui kebenarannya. Kalau hanya mengetahui saja, maka itu bukanlah iman. Boleh jadi seseorang tahu bahwa Kristus adalah Tuhan tetapi ia tetap menolak Dia sebagai Juruselamat.

Jadi jelaslah bahwa tiga hal di atas sangatlah perlu untuk menyatakan iman yang sesungguhnya, yaitu iman yang menuntun bertindak dalam kebenaran, dan olehnya Tuhan akan nyatakan kuasa pertolongannya yang memberi kemenangan. (JHW)

Doa:

Ya Tuhan tuntunlah kami untuk hidup memiliki iman yang senantiasa mengalami pertumbuhan. Amin!

FIRMAN TUHAN ADALAH DASAR IMAN KITA DI DALAM TUHAN YESUS KRISTUS

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke