|
Perkataan Ibrani yang diterjemahkan dengan iman
sebenarnya berarti “menyokong” atau meneguhkan, sementara dalam
bahasa Yunaninya, iman atau percaya berarti “berharap atau bersandar
kepada-Nya”. Jadi artinya kita disokong oleh Allah, dan dalam
keyakinan bahwa kita bersandar sepenuhnya kepada-Nya, itulah iman. Iman
mengandung unsur ilahi dan kemanusiaan, maksudnya selain iman itu merupakan
karunia Allah, iman juga merupakan suatu tindakan kita.
Dasar Iman yang ialah Firman Tuhan (Rm. 4:20,21),
sedangkan tujuan iman kita ialah pribadi Tuhan Yesus Kristus sendiri. Iman
dalam Kristus inilah yang menye-lamatkan. Jadi, Yesus Kristus merupakan
fokus iman kita. Iman kepada Kristus berarti besandar kepada-Nya, dan
berharap sepenuhnya atas sokonganNya. Berikut ini kita lihat beberapa
pengertian tentang iman :
|
1
|
Iman merupakan
keyakinan yang timbul berdasarkan pengetahuan ( Roma 10:17).
Iman bukan percaya akan sesuatu yang tidak ada buktinya, tapi beralaskan
pada bukti yang sempurna, yaitu Firman Tuhan. Bagaimanakah seseorang
dapat percaya kepada apa yang belum didengarnya ? Jadi kita harus
mendengar terlebih dahulu barulah kita dapat percaya. Iman bukanlah suatu
tindakan yang membabi buta, seolah-olah berjalan dalam kegelapan. Kita
harus percaya dalam hati tetapi juga dengan pengetahuan yaitu memahami
Firman Tuhan dan kehendak-Nya dengan benar.
|
|
2
|
Iman merupakan
keyakinan yang menuntun kita untuk mengakui kebenaran Tuhan (Matius 9:28).
Begitulah tuntutan Tuhan Yesus kepada orang yang meminta kesembuhan dari
pada-Nya. “Percayakah kamu, bahwa aku dapat melakukannya ? Dan
orang itu menjawab, “Ya Tuhan, kami percaya.” Kita harus
mengimani bahwa Yesus Kristus ialah Juruselamat dunia serta mengakui
kebenarannya dalam hati kita.
|
|
3
|
Iman merupakan
keyakinan yang menuntun kita untuk bertindak atau menerapkannya bagi diri
kita sendiri dan untuk orang lain. Merupakan keharusan bagi kita untuk
mempraktekan dan mengalami sendiri hal-hal tentang Kristus dan pekerjaan
kuasa-Nya yang kita ketahui dan yang kita akui kebenarannya. Kalau hanya
mengetahui saja, maka itu bukanlah iman. Boleh jadi seseorang tahu bahwa
Kristus adalah Tuhan tetapi ia tetap menolak Dia sebagai Juruselamat.
|
Jadi jelaslah bahwa tiga hal di atas sangatlah
perlu untuk menyatakan iman yang sesungguhnya, yaitu iman yang menuntun
bertindak dalam kebenaran, dan olehnya Tuhan akan nyatakan kuasa
pertolongannya yang memberi kemenangan. (JHW)
|