Baik sunni maupun Syiah ataupun bukan Sunni ataupun bukan Syiah, selama menjalankan rukun Islam ,maka wajiblah ia disebut islam. Penetapan ijma dan qiyas adalah ikhtiar dalam menerapkan hukum.
Lebih baik mantapkan keikhlasan, mudah-mudahan tiada tersesat orang- orang yang mengikhlaskan dirinya --- In [email protected], hasan mawardi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > saya terkagum2 dgn tradisi instimbatul hukum (penyimpulan hukum) dalam tradisi Syi`ah. menurut mereka; sumber hukum itu pertama al- Qur`an dan hadis, kedua akal. > beda dgn tradisi sunni, setelah Qur`an dan hadis ada ijma, qiyas, dll. > nampaknya posisi aql dalam tradisi Syi`ah jauh besar dibanding Sunni > > temon_brangti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: setujuuu > --- In [email protected], hasan mawardi <hasan_mawardi05@> > wrote: > > > > saya jadi Ingat sebuah hadis kudsi yg diriwayatkan oleh Ja`far ash- > Shadiq -masih keturunannya-; Kami turunkan kepada manusia dua rasul > (utusan); rasul lahir yaitu para nabi (termasuk Nabi saw dan wahyu > yg dibawanya) dan akal. > > > > dgn akalx saja sebenarnya manusia bisa sampai pada kebenaran, > krnx sekalipun tinggal sendirian di pedalaman hutan Amazon taklif > (kewajiban beragama) tetap akan ada. Tuhan akan tetap bertanya > (meminta pertanggungjawaban) kenapa ia beragama atau tidak beragama. > > > > ini sesuai dgn hadis Nabi Saw, tidak beragama orang yg tidak > menggunakn akalnya (laa dina liman laa aqla lahu) > > > > Cak Nur -almarhum- pernah mengatakan; -kurang lebih- Islam itu > agam rasional bahkan sangat menganjurkan penggunaan akal untuk > menemukan kebenaran, tapi jgn pernah terjebak pada rasionalisme > dimana akal dijadikan sebagai segala2x > > > > > > temon_brangti <temon_brangti@> wrote: > > Terima kasih atas pernyataan ketololannya. Kita berdua > tidak berada > > pada zaman dimana Qur'an dikumpulkan. Sangatlah gegabah > menyimpulkan > > sahabat utsman sebagai seorang yang berkhianat pada amanat > > rasulullah. > > > > Bila Anda meragukan pengetahuan saya, sungguh sangat wajar karena > > saya memang terbatas dan bolehlah dikatakan sama sekali bodoh. > > Sungguh jauh berbeda dengan saudara as as yang berwawasan luas dan > > mumpuni. Tapi karena Al-qur'an yang anda ragukan kebenarannya, > > biarlah Al-Qur'an sendiri yang menjawabnya. > > > > Q. S Al-Hajj : > > Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. (75) > > Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu > > mengetahui, (76) sesungguhnya Al Qur'an ini adalah bacaan yang > > sangat mulia, (77) pada kitab yang terpelihara [Lauh Mahfuzh], > (78) > > tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan. (79) > > Diturunkan dari Tuhan semesta alam. (80) Maka apakah kamu > menganggap > > remeh saja Al Qur'an ini?, (81) kamu [mengganti] rezki [yang Allah > > berikan] dengan mendustakan [Allah]. (82) Maka mengapa ketika > nyawa > > sampai di kerongkongan, (83) padahal kamu ketika itu melihat, (84) > > dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak > > melihat, (85) > > > > Q.S Al-Baqarah : > > Alif laam miim . (1) Kitab [Al Qur'an] ini tidak ada keraguan > > padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa , (2) [yaitu] mereka > > yang beriman kepada yang ghaib yang mendirikan shalat [6] dan > > menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, > > (3) dan mereka yang beriman kepada Kitab [Al Qur'an] yang telah > > diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan > sebelummu > > serta mereka yakin akan adanya [kehidupan] akhirat. (4) Mereka > > itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan > merekalah > > orang-orang yang beruntung (5) > > > > Dan jika kamu [tetap] dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami > > wahyukan kepada hamba Kami [Muhammad], buatlah satu surat [saja] > > yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain > > Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (23) Maka jika kamu tidak > > dapat membuat [nya] dan pasti kamu tidak akan dapat membuat [nya], > > peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan > batu, > > yang disediakan bagi orang-orang kafir. (24) > > > > Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk > > atau yang lebih rendah dari itu Adapun orang-orang yang beriman, > > maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, > > tetapi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah > menjadikan > > ini untuk perumpamaan?" Dengan perumpamaan itu banyak orang yang > > disesatkan Allah dan dengan perumpamaan itu [pula] banyak orang > yang > > diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali > > orang-orang yang fasik, (26) [yaitu] orang-orang yang melanggar > > perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa > > yang diperintahkan Allah [kepada mereka] untuk menghubungkannya > dan > > membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang > rugi. > > (27) Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, > > lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan > dihidupkan- > > Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? (28) > > > > Asy-Syuaraan: > > Thaa Siin Miim (1) Inilah ayat-ayat Al Qur'an yang menerangkan. > (2) > > Boleh jadi kamu [Muhammad] akan membinasakan dirimu, karena mereka > > tidak beriman. (3) Jika Kami kehendaki niscaya Kami menurunkan > > kepada mereka mu'jizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk > > mereka tunduk kepadanya. (4) Dan sekali-kali tidak datang kepada > > mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, > melainkan > > mereka selalu berpaling daripadanya. (5) Sungguh mereka telah > > mendustakan [Al Qur'an], maka kelak akan datang kepada mereka > > [kenyataan dari] berita-berita yang selalu mereka perolok- olokan. > > (6) > > > > Maka karena itu serulah [mereka kepada agama itu] dan tetaplah > > sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa > > nafsu mereka dan katakanlah: "Aku beriman kepada semua Kitab yang > > diturunkan Allah dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di > antara > > kamu. Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amal-amal > kami > > dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami > dan > > kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nyalah kembali > > [kita]" (15) > > > > Beberapa fakta tentang Qur'an yang saya tahu adalah bahwa setelah > > Rasulullah wafat, ada 4 salinan Al-qur'an yang ditulis dengan > dialek > > masing-masing penyalinnya, salah satunya adalah Ummul Mukminin > Hafsa > > ra. Pada awalnya Rasulullah mengizinkan shabat menulis dengan > dialek > > mereka masing-masing tapi kemudian dialek itu malah dikhawatirkan > > dianggap Qur'an yang asli. Karena alas an itulah Ustman mambakar > > ketiga salinan dan menyusun Qur'an berdasarkan sumber yang > terdekat > > dengan Rasulullah yaitu Ummul Mukminin Hafsa ra. > > > > Sejak saat itu, untuk tetap menjaga keaslian Al-Qur'an, Walaupun > > diterjemahkan dalam bahasa apapun, bahasa asli Al-Qur'an akan > tetap > > terpelihara. > > > > Al Hajj : > > Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya > > Kami benar-benar memeliharanya . (9) > > > > Sekali lagi terima kasih saudara As as karena membuat saya semakin > > sadar kalau manusia begitu jauh dari pemahaman terhadap diri dan > > sejarahnya. Maafkan kelancangan saya yang bodoh ini. > > > > Memasuki Bulan suci Ramadhan ini saya juga bermaksud meminta maaf > > pada semua anggota milis bila ada perkataan saya yang tidak pada > > tempatnya. Semoga semua hati dilapangkan. > > > > --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote: > > > > > > Kamu, Selo, memang tolol, sama dengan para fanatikus lain yang > > memikir dengan dengkul tanpa menggunakan otak dan perasaan yang > > dikaruniakan oleh Allah. > > > > > > Allah, adalah Tuhan saya yang melindungi saya dan yang selalu > > menolong saya.. > > > > > > Kamu, pasti tak pernah belajar, bagaimana mushaf itu > dikumpulkan. > > Semula ada banyak mushaf, lalu dibentuk panitia, lalu disodorkan > > hanya satu mushaf, sedang mushaf lain dimusnahkan. Usman diprotes > > oleh sahabat Rasulullah, ialah Abu Dzar al Ghifari yang sangat > > jujur, tapi, hasilnya, Abu Dzar justru dimakzulkan oleh Usman. > Bukti > > campur tangan Usman yang tidak bertanggung jawab. > > > > > > Pada waktu ini ada mushaf yang dimiliki kaum syi'ah di > pedalaman, > > yang lain daripada mushaf Usmani. > > > > > > Rasulullah tidak pernah mengajarkan mengenai rukun iman. Rukun > > iman disusun oleh ulama kemudian, yang juga, beda dengan rukun > > imannya kaum syiah. Saya sendiri bukan syiah. > > > > > > Ulama o'on, yang .membuat kriteria murtad seperti yang kamu anut > > itu. > > > > > > Allah , tentu tak pernah bikin ayat yang mendukung perkawinan > Nabi > > dengan Hafsah. > > > > > > Dan ratusan ayat yang perlu ditinjau kembali. > > > > > > Orang2 o'on juga meyakini kalau kepala Rajamala itu dapat > memberi > > berkah secara ainul yakin dan ilmul yakin, sama seperti cara kamu > > meyakini yang identik dengan para fanatikus lainnya, yang akan > > mendirikan negara khilafah di Indonesia. > > > > > > Saya tidak bodoh seperti yang kamu katakan. Kamulah, terbukti > > bodoh, yang berfikir menggunakan dengkul. > > > > > > Bumi yang dihamparkan itu, pasti tidak bulat, tolol, terbukti > lagi > > kamu tak bisa berfikir jernih. > > > > > > Kamu cuma yakin seperti fir'aun yakin, penuh kesombongan, tidak > > menggunakan akal dan perasaan. > > > > > > > > > temon_brangti <temon_brangti@> > > wrote: Anggaplah saya memang tolol, > > pada kenyataann ya memang sedikit > > > sekali yang saya tahu dari dunia dan diri saya sendiri. Lalu apa > > > yang Kau tahu tentang Allah? > > > > > > Kau begitu yakin bahwa Allah tidak mungkin memaparkan semua itu, > > > lalu yang mana yang kau sebut murtad ? murtad dari sudut pandang > > > siapa? Bagi setiap muslim, menafikan salah satu dati rukun Iman, > > dan > > > salah satunya adalah iman terhadap kitab sudah cukup > > dikategorikan > > > tidak beriman. > > > > > > Tentu saja saya yakin (ilmul yakin) tentang apapun yang tertera > > di > > > Qur'an. Sesuatu diyakini secara keilmuan/ pengetahuan yang > > > disodorkan, penglihatan (ainul yakin) dan keyakinan yang dialami > > > sendiri (haqul yakin). > > > > > > Kenallah dirimu sendiri bila kau ingin mengenal Tuhan, tapi bila > > kau > > > mengira telah mengenal Tuhan maka satu-satunya yang kau ketahui > > > adalah kenyataan bahwa dirimu sangatlah bodoh. > > > > > > Oh, ya, sejauh yang saya baca dari Al-Qur'an saya belum pernah > > > membaca bahwa Allah menyatakan bumi datar. Yang pernah saya baca > > di > > > An-Naba adalah Bumi yang dihamparkan, itu bukan berarti datar. > > > Mungkin yang juga harus anda benahi adalah kemampuan menangkap > > makna. > > > > > > bukti apa yang kau punya as as ? > > > > > > "Dan walaupun berkumpul seluruh manusia dan Jin mencoba membuat > > > sesuatu seperti Al-Qur'an maka tak akan mungkin mereka bisa > > > melakukannya walau seayatpun" > > > > > > Wallahu a'lam > > > Wa astaghfirullah > > > > > > --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote: > > > > > > > > Selanjutnya Selo > > > > Apakah kau akan murtad bila terbukti itu semua buatan manusia ? > > > > Itulah suatu kelemahan, Selo > > > > Artinya kau sama sekali tidak menghargai semua upaya > Rasulullah. > > > > Aku tak akan murtad, meskipun itu bukan wahyu. > > > > Aku sangat menghargai dan menjunjung tinggi semua efforts > > beliau. > > > > > > > > as as <as2004as_as@> wrote: Hehehe > > > > Kok marah > > > > Emangnya sudah baca sampai katam apa belum. > > > > Kalau sudah > > > > Apa mungkin Allah bilang bumi ini datar > > > > Apa mungkin Allah bilang > > > > Malaikat itu sayapnya dua dua atau tiga tiga > > > > Apa mungkin Allah bilang > > > > bintang terletak pada langit yang dekat > > > > meteor untuk nglempar setan. > > > > Pakai akal yang diberi Allah, Selo > > > > Jangan cuma taklid ama ulama o'on. > > > > > > > > temon_brangti <temon_brangti@> wrote: > > > > APA YANG KAU MAKSUD KARANGAN MANUSIA > > DAN > > > KEBOHONGAN PUBLIK ?!!! > > > > HATI-HATI AS AS, ANDA MULAI MEMBUKA KEDOK ANDA SENDIRI DAN > > > TELUNJUK > > > > MALAH AKAN TERTUJU PADAMU SENDIRI > > > > --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote: > > > > > > > > > > Sudah jelas karangan manusia, kok diakukan sebagai wahyu. > > > > > Istilah zaman sekarang adalah 'pembohongan publik'. > > > > > > > > > > qalam26 <[EMAIL PROTECTED]> > > > > wrote: > > > >  > > > >  > > > > > > > > > > ɧ > > > > 81; > > > > > > > > > > ɦ > > > > 76;  > > > > > > > > > > KEDUDUKAN WAHYU DAN AKAL > > > > > > > > > > Manusia adalah mahluk yang memiliki akal. kecerdasan akal > > > > > manusialah yang telah menempatkan manusia pada posisi yang > > > mulia > > > > di > > > > > dunia dibandingkan dengan hewan dan tumbuhan. Dengan > > kemampuan > > > > akal > > > > > inilah manusia dapat mengembangkan ilmu alam dan teknologi. > > > Namun > > > > > akal tidak serta merta mampu membuat manusia memahami > > hakikat > > > > > eksistensinya. Hakikat eksistensi manusia tidak dapat di > > capai > > > > dengan > > > > > menggunakan refleksi dan perenungan rasional semata. > > > > > Hikmah dibalik eksistensi manusia didunia tidak pernah > > bisa > > > > > difahami dan dicapai dari penalaran rasional belaka dan > > > imajinasi > > > > > hawa nafsu, oleh karenanya manusia seringkali tersesat > > dalam > > > > memahami > > > > > fenomena alam seperti gunung matahari dan bulan yang mereka > > > > anggap > > > > > sebagai sesembahan dan tuhan. Mungkin saat ini manusia > > > menyembah > > > > > Materi (uang, Harta, Sex dan kekuasaan). > > > > > Manusia juga tersesat dalam memaknai posisi dan > > kedudukannya > > > > dirinya > > > > > didunia, ia beranggapan bahwa dunia hanyalah untung-rugi > > > > material, > > > > > tujuan menghalalkan cara, yang kuat yang bertahan yang > > lemah > > > > > terseleksi oleh alam, hak ada dalam kekuasaan, Tujuan hidup > > > > adalah > > > > > kehendak berkuasa, hidup adalah mencari kenikmatan. Sekali > > > lagi > > > > semua > > > > > ini tidak memiliki dasar apapun kecuali hawanafsu manusia > > yang > > > > > dikokohkan oleh akal. > > > > > Akal merupakan ciptaan tuhan, karena tidak mungkin > > > keteraturan > > > > yang > > > > > amat mendetail hingga tingkat matematis dari hukum alam itu > > > ada > > > > > kecuali dengan adanya tuhan sebagai pencipta dan pengatur > > > > sekalian > > > > > alam beserta hukum-hukumnya. > > > > > > > > > > Manusia tidak menciptakan dirinya sendiri dan tidak > > tercipta > > > dari > > > > > ketiadaan > > > > > > > > > >  > > > > > > > > > > ɧ > > > > 62;  > > > >  > > > >  > > > >  > >  > > > > > > > > > > ɧ > > > > 61; > > > >  > > > > > 35. Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah > > mereka > > > yang > > > > > menciptakan (diri mereka sendiri)? > > > > > > > > > > Hakikat dari eksistensi manusia hanya dapat difahami dengan > > > > > perantaraan wahyu dari tuhan (Alloh.SWT). Filsafat yang > > dibuat > > > > oleh > > > > > manusia sebagi upaya pencarian makna dan hikmah dari > > > eksistensi > > > > > manusia tidak akan mencapai suatu kepuasan dan ketetapan > > hati, > > > > karena > > > > > akal tidak berfungsi untuk menetapkan hukum dan penetapan > > > makna > > > > hidup, > > > > > yang berhak menentukan hukum dan makna hidup adalah tuhan > > dan > > > > tuhan > > > > > tidak membiarkan ciptaannya itu hidup tanpa di beri > > petunjuk > > > > (wahyu). > > > > > > > > > >  > > > > > >  > > > > > >  > > > > > > > > > > ɧ > > > > 54;  > > > > > > > > > > ɨ > > > > 72; > > > >  > > > > > 56. dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan > > supaya > > > > mereka > > > > > mengabdi (menyembah) kepada-Ku. > > > > > > > > > > Manusia dan akalnya diciptakan oleh tuhan untuk menjalankan > > > > syariat, > > > > > hukum dan mengibadahi tuhan. Dan tidak perlu lagi manusia > > > membuat- > > > > > buat makna dan hukum selain yang telah ditetapkan oleh > > alloh. > > > > Akal > > > > > diciptakan oleh tuhan agar manusia dapat memahami Wahyu dan > > > bukan > > > > > untuk menentang dan menandingi wahyu. > > > > > Salah satu produk akal adalah filsafat, pada batas-batas > > > > > tertentu filsafat mungkin berarti, tapi filsafat sebagai > > > bentuk > > > > > pencarian eksistensi kehidupan manusia secara umum dan > > mutlak > > > > adalah > > > > > suatu bentuk kesalahan. Karena makna hidup tidak dapat > > > difahami > > > > oleh > > > > > akal yang terlepas dari bimbingan wahyu dan petunjuk alloh. > > > > > Katakan siapa yang lebih memahami akan hakikat dan makna > > > hidup ? > > > > > apakah manusia? Alam ? > > > > > Atau Pencipta manusia dan Alam yang selalu mengawasi > > manusia > > > > diatas > > > > > langit? > > > > > Apakah mahluk yakni akal dapat menghakimi tuhan sebagai > > > pencipta > > > > > dirinya? > > > > > > > > > >  > > > > > > > > > > ɦ > > > > 76;  > > > > > >  > > > >  > > > >  > > > >  > > > >  > > > >  > > > > > 4. Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia > > > menjadi > > > > > pembantah yang nyata. > > > > > (An-Nahl: 4) > > > > > > > > > > Itulah sebuah tragic dimana mahluk yang berasal dari air > > yang > > > > > hina (mani), lalu mencoba melawan tuhan dengan akal yang > > juga > > > > > ciptaannya? Sungguh ironis... > > > > > Kadang aku melihat filsafat sebagai upaya perlawanan > > manusia > > > > terhadap > > > > > tuhan, yakni dengan mengklaim bahwa akalnya dapat mencapai > > > > kebenaran > > > > > dan esensi dari eksistensi tanpa bimbingan tuhan (wahyu/Al- > > > > quran). > > > > > Lalu sebuah kesombongan besar dari manusia dengan > > mengatakan > > > > > bahwa rasio adalah pusat dari keberadaannya (RASIONALISME), > > > dan > > > > > menjadi tolak ukur dari segala sesuatu.. yakni moral, etika > > > dan > > > > hukum. > > > > > Sekali lagi semua itu adalah sebuah kesombongan manusia, > > ia > > > > > menganggap dirinya serba cukup > > > > > > > > > >   > > > > > > > > > > ɦ > > > > 76; > > > > > > > > > > ɧ > > > > 55;  > >  > > > >  > > > > > > > > > > ɨ > > > > 83;  > > > > > 6. Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui > > > batas, > > > > > 7. karena Dia melihat dirinya serba cukup. (al-Alaq 6-7) > > > > > > > > > > Manusia telah melampaui batas karena menganggap akalnya > > dalam > > > > > bentuk filsafat itu cukup dan mampu mencapai kebenaran > > tanpa > > > ada > > > > > bimbingan dari Alloh. Atau ia melampaui batas karena ia > > telah > > > > > menggagap wahyu dari tuhan ini tidak sempurna sehingga ia > > > perlu > > > > untuk > > > > > mencari-cari lagi akan kebenaran dan makna hidup dari yang > > > diluar > > > > > wahyu yakni akalnya (filsafat). > > > > > Tuhan menciptakan akal bukan untuk menentang dan menyerang > > > wahyu > > > > > atau menciptakan aturan hukum sendiri yang terlepas dari > > > petunjuk > > > > > tuhan (wahyu). Tapi akal diciptakan Tuhan agar manusia > > manusia > > > > mampu > > > > > memahami dan menjalankan aturan dan hukum yang ada didalam > > > wahyu > > > > > tersebut. > > > > > Sungguh filsafat adalah jalan panjang yang gelap, rumit > > dan > > > > > berliku-liku sangat mengerikan dimana kita terjebak dalam > > > sebuah > > > > > imajinasi dari penulis yang tidak berujung pangkal, mengapa > > > kita > > > > > tidak mencari jalan yang mudah yakni ISLAM DAN SUNNAH. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > > > Boardwalk for $500? In 2007? Ha! > > > > > Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's > > economy) > > > at > > > > Yahoo! Games. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > > Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks > > on > > > Yahoo! TV. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > > Boardwalk for $500? In 2007? Ha! > > > > Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) > > at > > > Yahoo! Games. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! > > Travel. > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > Building a website is a piece of cake. > > Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online. > > > > > > > > > --------------------------------- > Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today! > ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
