Ya tentu Rasionalisme yang menganggap akal sumber segala-galanya itu yang menjadi masalah...dan jarak itu tipis disini...
--- In [email protected], hasan mawardi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > saya jadi Ingat sebuah hadis kudsi yg diriwayatkan oleh Ja`far ash- Shadiq -masih keturunannya-; Kami turunkan kepada manusia dua rasul (utusan); rasul lahir yaitu para nabi (termasuk Nabi saw dan wahyu yg dibawanya) dan akal. > > dgn akalx saja sebenarnya manusia bisa sampai pada kebenaran, krnx sekalipun tinggal sendirian di pedalaman hutan Amazon taklif (kewajiban beragama) tetap akan ada. Tuhan akan tetap bertanya (meminta pertanggungjawaban) kenapa ia beragama atau tidak beragama. > > ini sesuai dgn hadis Nabi Saw, tidak beragama orang yg tidak menggunakn akalnya (laa dina liman laa aqla lahu) > > Cak Nur -almarhum- pernah mengatakan; -kurang lebih- Islam itu agam rasional bahkan sangat menganjurkan penggunaan akal untuk menemukan kebenaran, tapi jgn pernah terjebak pada rasionalisme dimana akal dijadikan sebagai segala2x > > > temon_brangti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Terima kasih atas pernyataan ketololannya. Kita berdua tidak berada > pada zaman dimana Qur'an dikumpulkan. Sangatlah gegabah menyimpulkan > sahabat utsman sebagai seorang yang berkhianat pada amanat > rasulullah. > > Bila Anda meragukan pengetahuan saya, sungguh sangat wajar karena > saya memang terbatas dan bolehlah dikatakan sama sekali bodoh. > Sungguh jauh berbeda dengan saudara as as yang berwawasan luas dan > mumpuni. Tapi karena Al-qur'an yang anda ragukan kebenarannya, > biarlah Al-Qur'an sendiri yang menjawabnya. > > Q. S Al-Hajj : > Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. (75) > Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu > mengetahui, (76) sesungguhnya Al Qur'an ini adalah bacaan yang > sangat mulia, (77) pada kitab yang terpelihara [Lauh Mahfuzh], (78) > tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan. (79) > Diturunkan dari Tuhan semesta alam. (80) Maka apakah kamu menganggap > remeh saja Al Qur'an ini?, (81) kamu [mengganti] rezki [yang Allah > berikan] dengan mendustakan [Allah]. (82) Maka mengapa ketika nyawa > sampai di kerongkongan, (83) padahal kamu ketika itu melihat, (84) > dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak > melihat, (85) > > Q.S Al-Baqarah : > Alif laam miim . (1) Kitab [Al Qur'an] ini tidak ada keraguan > padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa , (2) [yaitu] mereka > yang beriman kepada yang ghaib yang mendirikan shalat [6] dan > menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, > ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
