Rasanya ya, boleh2 saja, TAPI, jangan disamakan pola dan keterbatasan
Tuhan 'berfikir' sama dengan manusia berfikir dong. Tidak satu pun
yang sama dengan-Nya. Ketika kita tidur, hilanglah semua yang ada
dalam fikiran kita. Kalau pun mimpi, kita loss control terhadap
pikiran dan mimpi kita. Eh, tak jarang dalam keadaan sadar kita malah
tidak mampu mengendalikan fikiran kita sendiri. Maunya melupakan
sesuatu, tapi kok ya teringat terus. (Pernah mengalaminya khan)

Saya pernah pula membayangkan Hidup dan kehidupan ini, dunia fana ini,
seluruh jagat ini, adalah 'buah pemikiran' Tuhan. Terutama sewaktu
selesai membaca novel filsafat yang amat populer 'Dunia Sophie'. Tapi
kesimpulannya, kok rada runyam dech. Kalau dengan 'berfikir' saja
Tuhan sudah mengadakan segenap jagat dan kehidupan ini, alangkah
Maha-nya Allah itu. 'Ada'-nya kita ya begitu itu. Itulah
konsekuensinya. Banyak hal yang mudah kita pahami dengan menggunakan
'pola' itu. Konsep waktu real dan waktu imajiner salah satunya. Jadi
yang dikerjakan para filosof dan ilmuwan hanyalah memahami dalam
bentuk mendekati 'cara berfikir' Tuhan itu tadi. Bisa pula kita sebut
sebagai memahami Sunnatullah.

Buah pemikiran manusia yang polanya mendekati pola itu, paling semacam
cerita novell yang tokoh-tokohnya memang tidak pernah ada. Dalam
tataran logika dan fikiran pengarangnya, ia seakan-akan 'sudah real'.

Oh ya, ayat itu ada di Surah Al An'aam (QS 6:32), Al `Ankabuut (QS
29:64), Muhammad (QS 47:36), Al Hadiid (QS 57:20)

Salam.

--- In [email protected], "temon_brangti" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> 
> Kenapa saya merasa bahwa manusia tidak pernah ada ? silahkan cari 
> dalam Al-Qur'an (karena saya lupa, he..he..,--dan mungkin akan saya 
> cantumkan suatu saat nanti) ada sebuah ayat yang menerangkan bahwa 
> dunia adalah "laibu wa lahwu" ( senda gurau dan canda tawa) kalau 
> saya mengartikan bahwa saat ini Allah sedang memikirkan apa yang 
> terjadi dengan kita mahluknya lalu kita akan hilang seketika itu 
> juga bila Ia berhenti berpikir, tidak bolehkah saya berfikir seperti 
> itu?
> 




******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke