Assalamualaikum wr. wb. Saya setuju dengan apa yang dikatakan oleh bapak subasita, emang seharusnya etika birokrasi di lingkup DEPKEU dijalankan dengan benar, nggak maen todong ngeluarin SK gitu aja, unit Es I di luar DJPBN yang menerima pegawai DJPBN baik melalui seleksi ataupun non seleksi harus mengeluarkan surat bahwa mereka merima pegawai ybs ke DJPBN dan ybs.
Kemudian pegawai ybs berdasarkan surat tersebut mengajukan permohonan LOLOS BUTUH secara berjenjang ke atasannya, berdasarkan permohonan ybs dan surat dr Unit Es I yg menerima pegawai tersebut DJPBN berhak 100 % memutuskan yang bersangkutan diberikan LOLOS BUTUH apa nggak. Yang jadi pertanyaan n momok menakutkan bagi temen2 yg pengen pindah baik seleksi or non seleksi, adalah apakah keinginan itu akan menjadi BOOMERANG bagi mereka jika mereka tidak lulus tes or gak keterima atau juga DJPBN tidak mengeluarkan LOLOS BUTUH...??? mereka dianggap tidak LOYAL maybe..??? mereka akan di Black List kale...??? mungkin bagi temen yang berada nun jauh disana akan mengambil resiko/momok yang menakutkan itu, karena mungkin ini kesemptan meraka (mumpung ada wacana perampingan pegawai di DJPBN...kale) untuk bekerja lebih tenang, netap hy d 1 tempat, keluarga yang nyaman dan harmonis...:D Yach semua pasti ada hikmahnya..:) dimanapun bekerja baik DJPBN or luar DJPBN selama itu untuk kepentingan negara no problem, tetep semangat. "BE THE BEST CAUSE ALLAH WILL GIVE YOU THE BEST" Mohon maaf jika ada tulisan yang salah dan mohon dibenarkan, kepada ALLAH SWT saya mohon ampun. [EMAIL PROTECTED] --- suba sita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalam wrwb, > > Sebenarnya surat S-628/2007 itu tidak perlu > ditafsirkan. Karena sudah jelas. bahwa setiap > pegawai > yang akan pindah dari suatu Unit eselon 1 ke unit yg > lain atau kemanapun, baik itu ke > kementerian/lembaga/Pemda/komisi2 harus melalui > proses > yang disebut LOLOS BUTUH (Peraturan Kepegawaian). > > Biasanya lolos butuh diberikan kalau sudah jelas > instansi yg di tuju akan menerima ( entah itu lewat > tes atau tanpa tes) Ini tentu dilakukan melalui > proses
