saya kira masalah ini udah selesai dan gak akan dibahas lagi. toh kami hanya barisan kecil yang gak ada apa2nya, mo seneng ato susahnya kami, gak akan berpengaruh ke instansi tercinta ini.
tapi ternyata ada yang bales, dengan isi yang cukup membuat saya tersenyum. jujur aja, saya agak 'kurang' dalam soal penyampaian, jadi dari tulisan mas den_boedhi, kita simpulkan aja intinya adalah : "malu sih ribut2 karena duit" intinya gini mas, kami masuk DJPB kami akui karena pilihan kami, dan kesan pertama masuk adalah pesan yang mendalam dari 'beberapa pimpinan', "kalian tuh angkatan yang gak dibutuhkan". fine, kami masih bisa terima pesan moral tersebut. kami diberangkatkan ke daerah dengan dana perjalanan secukupnya, masih belum meruntuhkan kami. kami bekerja dengan status honorer, dengan posisi tanggung jawab yang menurut kami tidak ringan. beberapa kali dimarahi karena laporan yang inilah itulah, menurut saya harusnya bukan tanggung jawab 'honorer' seperti kami. tapi selama itu pula, saya belum mendengar ada keluhan dari pihak kami. kami malah cukup bangga, berarti pesan bahwa kami angkatan yang gak dibutuhkan itu tidak cukup benar. saya dan mungkin kami tidak munafik,kami jauh2 pergi ke daerah untuk bekerja, untuk mencari penghasilan, untuk bertahan hidup dan beberapa sudah berfikir untuk keluarganya. kami tidak mengajak ribut ato menuntut banyak, kami hanya ingin mempertanyakan kejelasan hak kami. kalo emang hak, kami ingin diberikan kepada kami, dan jika bukan hak, ya sudah, semua angkatan yang sudah menerima 'hal' yang bukan hak nya silahkan mengembalikan... jika anda berfikir 'malu' masalah seperti ini, mana yang selayaknya malu. Kami yang mempertanyakan hak kami, atau....... maaf kalo ada kata yang kurang berkenan. sekali lagi saya katakan, saya kurang pandai dalam menyampaikan. terima kasih atas perhatian semuanya, semoga DJPB bisa menjadi lebih baik lagi. --- In [email protected], "Den_Boedhi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear miliser, > Kalo saya perhatikan, banyak 'protes protes' timbul dari golongan muda > kita (saya golongan setengah tua). Dan kalo lebih dicermati lagi > 'protes protes' itu muncul karena mereka semakin sadar akan > hak-haknya. Hak hak yang harus diperjuangkan terus menerus karena > merasa telah memenuhi kewajibannya. Dan itu didukung oleh iklim yang > sangat terbuka seperti sekarang ini juga perkembangan dunia informasi.
