On Wed, 18 Jan 2006 18:24:28 +0700
 "Harry Sufehmi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Agama Syiah justru adalah salah satu agama yang paling jumud :-) karena kata syaikh / Imam bisa menjadi agama.


O...ya...begitu ? Saya baru tahu itu.

Syaikh itu tak ada dalam terminologi referensi ulama syiah.

Imam itu adalah orang yang memimpin bukan agama.



Mirip seperti agama Kristen, dimana Gereja = Agama. Sehingga kalau kita menonton film Kingdom of Heavens, para pendeta mereka sampai berani dengan sangat lancangnya berteriak, "God wills it !!".
Lha, kayak bisa bicara dengan Tuhan saja  :-)
Padahal, jelas Imam bukan sumber rujukan agama kalau di dalam Islam. Walaupun keturunan Nabi saw sekalipun. Di agama Islam, landasan kita beragama adalah Quran & Sunnah.

1. Keturunan Nabi Muhammad Saaw melalui Fatimah (ra) ada yang jadi Imam dan ada pula yang tidak jadi Imam. Ada pula yang brengsek (dengan melihat kenyataan
kekinian).

2. QS 2:124 menyatakan tentang "imam lin-naas" artinya Imam bagi (seluruh) manusia.
Bisa difahami juga sebagai "Manusia membutuhkan Imam".
Imam yang bagaimana yang dimaksud ayat ini ?
Tentu saja Imam yang mengerti dan faham tentang agama. Atau dapat juga dikatakan bahwa seorang Imam haruslah mengerti dan faham tentang agama. Tidak bisa disebut Imam bila tidak mengerti dan faham agama. Begitulah setidaknya menurut pemahaman
AlQuran.

Bagaimana Imam menurut Sunnah Nabi ?
Apakah seorang Imam itu harus ditunjuk oleh Nabi atau oleh manusia ? Karena Imam menurut definisi ayat di atas adalah seorang pemimpin, maka yang tahu betul kriteria seorang pemimpin adalah Nabi Saaw. Maka wajar bila Imam harus
dipilih dan diangkat oleh Nabi.

[Imam Ali mempunyai kriteria yang detail dalam memilih Malik al-Astar sebagai
Pemimpin Wilayah]

Demikian pemahaman Imam menurut Quran & Sunnah.
3. Jika Imam bukan sumber rujukan agama, maka apa maksudnya sebutan Imam al-Ghozali, Imam Nawawi, Imam Bukhari ? Bukankah mereka dijadikan sebagai sumber rujukan
(ber)agama ?

4. Jika begitu maka perlu sinkronisasi tentang "Quran & Sunnah".
Mau dipake untuk terminologi apa "Quran & Sunnah".
Saya lebih pas menggunakan kalimat "Sumber Hukum adalah Quran & Sunnah (yg shohih)". Kalimat itu enak dipake sehubungan dengan kondisi kita yang tidak jelas hukumnya. Kita ini hidup bersosial dan berbangsa dengan hukum yang jelas atau hukum yang subhat?

Wassalam,
R.Budiman
Salam,
Harry

_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

========================================================================================
Speedy Gift 4 You. Pasang Speedy gratis Flexi Trendy dan berhadiah undian : 3 Notebook, 7 Handycam, 9 Digital Camera, dan 25 Modem ADSL. Maaf hanya untuk Januari 2006. Info : 147 (Khusus Jawa Timur)
========================================================================================
Dapatkan hosting tercepat dengan bandwidth tak terbatas. Hanya di 
http://www.hostingkilat.com
======================================================================================== _______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke