Dear Rekans
Yang saya tahu sih, tidak hanya strawberry, tapi buah2an lain dan sayur2an di NTT (terutama NTT bagian timur) adalah sebuah luxury,.. mungkin hanya daun dan bunga papaya dan tomat yang cilik2 itu bisa didapat murah di NTT bagian timur . Dan luxury itu kadang mahal,.. Dalam hal ini hukum supply demand dimanfaatkan oleh mereka yang mampu memproduksi buah2an dan sayur2an di NTT,.. lagipula Om Paul pake pupuk organic, yang mungkin menambah nilai jualnya,.. Best Regards, Benedictus Dwiagus S. http://bdwiagus.blogspot.com http://bdwiagus.multiply.com "The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to watch somebody else doing it wrong, without comment." - T. H. White :::... Indo-MONEV ...::: Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to the work on monitoring and evaluation and other related development issues including development aid works, particularly in Indonesia. Join in by sending an email to: [email protected] Find also Indo-MONEV in facebook: <http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts> http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of abimanyu takdir alamsyah Sent: 30 January 2009 07:17 To: [email protected] Subject: Re: [referensi] Soal Harga Strawberry Dear rekans, Masalah tidak berlakunya invisible hand ubkan hanya informasi yang tidak sama dan fairness dalam perilaku ekonomi terjadi karena kekhasan waktu-ruang kultural tempat atau antar tempat terjadinya transaksi tidak masuk dalam perhitungan. Yang ada cuma bidang datar (asumtif), aspek lokasi cuma faktor jarak dan transport yang digunakan dalam bidang datar tersebut. Padahal aspek waktu-ruang kultural suatu tempat sangat dominan terhadap dampak ekonomi di kepulauan dengan beragam etnik (termasuk "etik" pelaku ekonomi) di lingkungan hidup kita ini. Salam, Abimanyu 2009/1/30 Nuzul Achjar <[email protected]>

