Mbak Fath, Zayyag? Bagaimana kabar Mbah Ridhwan? Apa masih Hambali?

Tidak usah bingung membaca tulisan Mas Ulil. Justru jika Anda mengikuti
terus, sebenarnya Anda akan tahu kapasitas atau isi yang ada dalam
pemikirannya. Kalau saya baca-baca tulisan mas Ulil di pagi hari, maka saya
seperti sedang sarapan roti bakar plus ngunjuk Nescafe. Enak, dan sangat
luas. Jika saya boleh kasih ibarat, maka saya katakan bahwa pemikiran Mas
Ulil bagaikan hutan. Ia memuat banyak tetumbuhan; ada pohon jati, ada wit
randu, ada juga berbagai bunga, namun tidak usah kaget jika melihat duri di
sana. Biasa...

Makanya, jangan ragu-ragu kalau naksir Mas Ulil.


Abû Fayrûzaj


----- Original Message -----
From: Fathonah K. Daud
To: [email protected]
Sent: Thursday, May 24, 2007 11:58 PM
Subject: Re: [kmnu2000] Kiai dan Politik--Dan beberapa catatan lain (2)


Membaca beberapa tulisan mas Ulil akhir2 ini, saya
agak 'terkeliru' seperti saya melihat wajah dan
costume mas Ulil yang lain. Gumamku :"mungkin mas Ulil


Kirim email ke