RENUNGAN HARI INI
Selasa, 8 Maret 2005

HIDUP DITENTUKAN OLEH KEPUTUSAN

Bacaan : Lukas 22:39-45

“Ya BapaKu, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari padaKu; tetapi bukanlah kehendakKu, melainkan kehendakMulah yang terjadi” (Lukas 22:42).

Apakah saudara saat ini mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan? Apakah itu keputusan untuk menikah, memilih jenis pekerjaan ataupun keputusan-keputusan penting lainnya. Yesus adalah pengambil keputusan terbesar di dunia ini. Apa buktinya? Hal ini dibuktikan oleh Yesus ketika Dia mengambil keputusan untuk meninggalkan sorga dan datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia. Sewaktu Yesus berdoa di taman Getsemani menghadapi masa-masa sulit menjelang kematianNya, Dia berkata, “Ya BapaKu, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari padaku; tetapi bukanlah kehendakKu, melainkan kehendakMulah yang terjadi” (Lukas 22:42).

Hidup kita sangat ditentukan oleh keputusan-keputusan yang kita ambil. Keputusan kita saat ini akan membawa dampak terhadap arah tujuan hidup kita di masa yang akan datang. Marilah kita selalu duduk di kaki Tuhan, menggumulinya di dalam doa atas keputusan-keputusan penting yang akan kita ambil. Dan jadikan Yesus sebagai teladan dalam berdoa, “... bukanlah kehendakKu, melainkan kehendakMu yang terjadi”. Ada tiga pilihan keputusan yang perlu diambil dalam kehidupan kita, yaitu :

1.

Pilih kepada siapa kita akan beribadah (Yosua 24:15). Dengan mengambil contoh kehidupan Yosua, saya menantang saudara untuk juga menjadikan Allah sebagai satu-satunya pusat peribadahan. Beribadahlah kepada Allah berarti mau tunduk kepada pimpinanNya dan menuruti jalan-jalanNya!

2.

Pilih bagaimana kita akan hidup (Ulangan 30:15-16). Apakah kita akan hidup semau kita sendiri atau hidup seturut kehendak Tuhan. Juga ditegaskan bahwa hidup di dunia sekarang ini akan mempengaruhi hidup nanti “di seberang sana”.

3.

Pilih apakah kita mau setia atau tidak (Lukas 16:10). Setia kepada sesuatu hal lebih sulit daripada ketika kita merebut hal tersebut. Di zaman modern sekarang ini nampaknya kesetiaan merupakan “barang langka”. Namun kalau kita mau berserah kepada Roh Kudus maka Ia akan memampukan kita untuk setia kepada panggilan Tuhan bagi kita.

Hendaklah saudara selalu mengkonsultasikan setiap pilihan/keputusan yang diambil kepada Allah, karena dengan iman kita tahu Dia memberikan yang terbaik kepada anak-anak yang dicintaiNya. Bersandarlah kepada Allah, dan mohonkan hikmat marifat daripadaNya, untuk membuat keputusan yang terbaik. (GL)

Doa:

“Ya Bapa, ajar kami untuk mampu mengambil keputusan yang terbaik, melalui hikmat marifat yang daripadaMu. Terpujilah Engkau selamanya. Amin!

KETEGUHAN HATI TERUJI MELALUI KEPUTUSAN YANG DIJALANI

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
Children International
Would you give Hope to a Child in need?
 
Click Here to meet a Girl
And Give Her Hope
Click Here to meet a Boy
And Change His Life
Learn More


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke