RENUNGAN HARI INI
Jumat, 4 Maret 2005

MERENDAHKAN DIRI

Bacaan : 1 Petrus 5:1-14

“Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan pada waktunya.” (1Petrus 5:6)

Setiap kita pribadi yang diciptakan oleh Allah dengan caraNya yang mengagumkan, tidak disertakan rasa sombong dan angkuh didalamnya. Tetapi iblislah yang menyebabkan di dalam diri manusia timbul rasa kesombongan atau tinggi hati. Orang yang sombong, membuat namanya dicemooh oleh orang lain (Ams. 21:24). Bagaimana kita dapat merendahkan diri di hadapan Tuhan yang tidak kelihatan, sedang terhadap sesama kita saja masih ada sifat acuh dan sombong? Saat kita berinteraksi dengan sesama kita, tanpa disadari ada rasa merendahkan dan tidak menganggapnya, hal ini sudah menunjukan bahwa kita sudah menjadi orang yang sombong. Tuhan Yesus menginginkan kepada kita, supaya kita saling mengasihi kepada sesama kita. Ingatlah saat diri kita belum dapat menimbang rasa terhadap orang lain, maka kita dapat dikategorikan sebagai orang sombong dan belum mengasihi.

Kalau kita membaca Alkitab maka kita tidak akan menjumpai ayat-ayat yang menunujkkan Tuhan Yesus bersikap acuh dan merendahkan bila ada orang yang berbicara kepadaNya? Siapakah kita ini, sehingga olehnya kita sering menganggap diri kita lebih penting, diri kita lebih hebat, diri kita lebih berkuasa dan perasaan lainnnya yang membuat kita tinggi hati? Sadarilah pada saat rasa-rasa tersebut menguasai hati saudara, maka saudara tidak akan pernah dapat menghargai perasaan orang lain?

Di dalam kitab Amsal 29:23 dikatakan, “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.” Dikatakan di sana, bahwa kita harus saling mengasihi dan mendahului, dalam hal ini berlaku juga hukum tabur tuai. Jadi kalau diri kita ingin dikasihi dan dihormati oleh orang lain maka kita harus mengasihi dan menghormati orang lain juga. Apalagi bila kita melakukannya kepada Tuhan, maka pada waktunya nanti kita akan ditinggikan olehNya. Jika Tuhan yang meninggikan diri kita maka siapakah yang dapat menurunkannya?

Orang sekarang senang belajar akan hal-hal yang tinggi yang dibanggakan, tetapi untuk hal-hal kecil yang nampaknya sepele kurang diperhatikan. Kita lihat banyak orang yang berhasil di dalam hidupnya, tetapi seringkali membuat orang tersebut lupa diri, dan menjadi sombong. Dunia saja mengajarkan orang untuk berlaku sopan dan santun dalam pergaulan, jadi bukankah kita sehrusnya lebih daripada dunia ini? Lalu mengapa masih ada saja orang Kristen yang merasa dirinya lebih daripada yang lainnya? (Ariel)

Doa:

Tuhan Yesus, ajar kami memahami rencana dalam terangMu, sehingga kami tidak salah dalam melangkah dan berbuat. Amin!

KESOMBONGAN AKAN MEMBUTAKAN MATA HATI TETAPI KASIH MEMBERI KEKUATAN YANG DAHSYAT

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
Children International
Would you give Hope to a Child in need?
 
Click Here to meet a Girl
And Give Her Hope
Click Here to meet a Boy
And Change His Life
Learn More


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke