|
Kita sebagi umat Tuhan yang sudah
diselamatkan oleh pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, memiliki satu
tanggung jawab dan kewajiban yang harus kita pikul, yaitu menjaga dan
mengerjakan keselamatan itu selama kita masih hidup di dunia ini. Seperti
dinasihatkan oleh rasul Paulus kepada jemaat di Filipi, agar mereka tetap
mengerjakan keselamatan mereka. Cara mengerjakan keselamatan kita adalah
seperti yang tercantumdalam Filipi 2:12-17, yaitu:
|
1.
|
Tetap berpegang pada
perintahNya
|
|
2.
|
Tidak
bersungut-sungut
|
Dengan demikian kita akan bercahaya
seperti bintang-bintang di langit. Untuk memperoleh gambaran lebih jelas kita
bisa melihat satu contoh yang nyata dari pengalaman umat Allah, yaitu
bangsa Israel ketika mereka ada di bawah perbudakan bangsa Mesir, mereka
berseru-seru kepada Allah dan Allah mendengarkan seruan mereka. Allah
mengutus Musa, hambaNya untuk membawa bangsa Israel
keluar dari negeri perbudakan Mesir (Kel. 2:23).
Akan tetapi Firaun tidak mengijinkan
mereka ke luar dari Mesir, tetapi Allah yang mengasihi umatNya memberikan
sepuluh tulah kepada Firaun dan bangsa Mesir untuk mengeluarkan bangsa Israel.
Hal ini memberikan gambaran kepada kita tentang bagaimana iblispun tidak
menginginkan kita keluar dari jerat dosa dan masuk dalam keselamatan Allah.
Selanjutnya bangsa Israel dipimpin oleh
Allah sendiri lewat tiang awan dan tiang api untuk menuju Tanah Perjanjian
melalui padang gurun yang banyak tantangan dan ujian ketaatan terhadap
perintah-perintah Allah selama 40 tahun dan hasilnya mereka gagal. Hal ini
menggambarkan tentang perjalanan iman kita setelah kita diselamatkan oleh
anugerah Tuhan Yesus. Kita pun harus melewati padang
gurun, berbagai cobaan, ujian, tantangan dunia ini untuk tetap
mempertahankan keselamatan yang Tuhan berikan kepada kita dengan hidup
berpegang kepada Firman Tuhan dan hidup tidak bersungut-sungut.
Mungkin saat ini keadaan hidup kita
sulit untuk dimengerti dan dihadapi, ujian berat, tantangan menghadang dan
menguji iman kita. Tetapi kita umat Tuhan harus berpegang teguh kepada
firman Tuhan dan tidak hidup bersungut-sungut supaya kita tidak mengalami
hal yang sama seperti bangsa Israel, yaitu gagal mempertahankan
keselamatannya, yang Tuhan sudah anugerahkan kepada kita (Ibrani
12:2-3).(zbk)
|